Langsung ke konten utama

Materi #2 Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga

Bismillah..

Materi pekan kedua di KulWhap IIP adalah “Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga”, jujur materi ini menarik buat saya pribadi karena tujuan saya mengikuti perkuliahan IIP ini adalah untuk menjadi lebih baik lagi bagi suami,anak dan diri saya pribadi. Umumnya masyarakat mengatakan bahwa menjadi ibu itu adalah proses alami yang akan dipelajari seiring kita memiliki anak, tapi bagi saya pribadi bukanlah seperti itu. Sudah punya anak ataupun belum, ilmu-ilmu mengenai kesiapan diri menjadi seorang ibu haruslah dipelajari justru sebelum menjadi seorang Ibu.

Secara makna, pengertian dari Ibu Profesional adalah seorang perempuan yang  bangga akan profesinya sebagai seorang pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya,serta senantiasa memantaskan diri dengan berbagai ilmu, agar bisa bersungguh-sungguh mengelola keluarga dan mendidik anaknya dengan kualitas yang sangat baik. Sedangkan KOMUNITAS IBU PROFESIONAL adalah forum belajar bagi para perempuan yang senantiasa ingin meningkatkan kualitas dirinya sebagai seorang ibu, istri dan sebagai individu.

Visi Komunitas Ibu Profesional adalah:

“Menjadi komunitas pendidikan perempuan Indonesia yang unggul dan profesional sehingga bisa berkontribusi kepada negara ini dengan cara membangun peradaban bangsa dari dalam internal keluarga”

Misi Komunitas Ibu Profesional adalah:
  1. Meningkatkan kualitas ibu dalam mendidik anak-anaknya, sehingga bisa menjadi guru utama dan pertama bagi anaknya.
  2. Meningkatkan kualitas ibu dalam mengelola rumah tangga dan keluarganya sehingga menjadi keluarga yang unggul. 
  3. Meningkatkan rasa percaya diri ibu dengan cara senantiasa berproses menemukan misi spesifik hidupnya di muka bumi ini. Sehingga ibu bisa produktif dengan bahagia, tanpa harus meninggalkan anak dan keluarganya
  4. Meningkatkan peran ibu menjadi "change agent" (agen pembawa perubahan), sehingga keberadaannya akan bermanfaat bagi banyak orang.


Terdapat 4 (empat) tahapan dalam menjadi Ibu Profesional, yaitu:
  1. Bunda Sayang, yaitu: ilmu-ilmu untuk meningkatkan kualitas ibu dalam mendidik anak-anaknya, sehingga bisa menjadi guru utama dan pertama bagi anak-anaknya
  2. Bunda Cekatan, yaitu: Ilmu-ilmu untuk meningkatkan kualitas ibu dalam mengelola rumah tangga dan keluarganya sehingga menjadi keluarga yang unggul.
  3. Bunda Produktif, yaitu: Ilmu-ilmu untuk meningkatkan rasa percaya diri ibu, dengan cara senantiasa berproses menemukan misi spesifik hidupnya di muka bumi ini. Sehingga ibu bisa produktif dengan bahagia, tanpa harus meninggalkan anak dan keluarganya
  4. Bunda Shaleha, yaitu: Ilmu-ilmu untuk meningkatkan peran ibu sebagai agen pembawa perubahan di masyarakat, sehingga keberadaannya bermanfaat bagi banyak orang.

“Menjadi KEBANGGAAN KELUARGA” adalah salah satu indikator utama keberhasilan seorang Ibu Profesional. Karena anak-anak dan suami kitalah yang paling berhak pertama kali mendapatkan ibu dan istri yang terbaik di mata mereka. 



Maka yang perlu ditanyakan adalah sebagai berikut
BUNDA SAYANG
1.   Apakah anak-anak semakin senang dan bangga dididik oleh ibunya?
2.   Apakah suami semakin senang dan bangga melihat cara istrinya mendidik anak-anak, sehingga keinginannya terlibat dalam pendidikan anak semakin tinggi?
3.   Berapa ilmu tentang pendidikan anak yang kita pelajari dalam satu tahun ini?
4.   Berapa ilmu yang sudah kita praktekkan bersama anak-anak

BUNDA CEKATAN
  1. Apakah manajemen pengelolaan rumah tangga kita menjadi semakin baik?
  2. Apakah kita sudah bisa meningkatkan peran kita di rumah? Misal dulu sebagai “kasir” keluarga sekarang menjadi “manajer keuangan keluarga”.
  3. Berapa ilmu tentang manajemen rumah tangga yang sudah kita pelajari dalam satu tahun ini?
  4. Berapa ilmu yang sudah kita praktekkan dalam mengelola rumah tangga? 
     BUNDA PRODUKTIF
  1.      Apakah kita semakin menemukan minat dan bakat kita?
  2.     Bagaimana cara kita memperbanyak jam terbang di ranah minat dan bakat kita tersebut?
  3.    Apakah kita merasa menikmati (enjoy), mudah (easy), menjadi yang terbaik (excellent) di ranah minat dan bakat kita ini?
  4.         Bagaimana cara kita bisa produktif dan atau mandiri secara finansial tanpa harus meninggalkan anak dan keluarga?

    BUNDA SHALEHA
  1.       Nilai-nilai apa saja yang kita perjuangkan dalam hidup ini?
  2.      Apa yang ingin kita wariskan di muka bumi ini, yang tidak akan pernah mati ketika kita tiada?
  3.       Program berbagi apa yang akan kita jalankan secara terus menerus?
  4.       Apakah kita merasa bahagia dengan program tersebut?


Referensi:
Tim Matrikulasi IIP
Hei, Ini Aku Ibu Profesional, Leutikaprio, cetakan 1, 2012
Bunda Sayang, Seri Ibu Profesional, Gaza Media, cetakan 1, 2013
Bunda Cekatan, Seri Ibu Profesional, Gaza Media, cetakan 1, 2014
Bunda Produktif, Catatan Ikhtiar Menjemput Rizki, Seri Ibu Profesional, J&J Publishing, cetakan 1, 2015

Ria Estiana

Karawang, 05 Februari 2018


Komentar

Postingan populer dari blog ini

NHW #4 MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FITRAH

Bismillah,, setelah minggu lalu mencoba mencerna materi keempat mengenai “mendidik dengan kekuatan fitrah”, maka sekarang saatnya untuk mengerjakan tugas yang benar-benar nice banget. Saking nice- nya hingga membuat pikiran ini benar-benar terkuras idenya.   Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai? Merajuk pada NHW #1 bahwasanya saya memilih jurusan manajemen emosi di Universitas Kehidupan, dan setelah saya telaah lebih jauh ternyata manajemen emosi itu terlalu spesifik. Maka dari itu saya mengubah jurusan menjadi “Ilmu Parenting”, dimana manajemen emosi menjadi salah satu mata kuliah dari Jurusan tersebut. Selain itu, bidang lain yang saya ingin kuasai adalah “literasi” atau kemampuan membaca dan menulis, karena saya ingin meninggalkan jejak karya dengan sebagai maksud berbagi ilmu k...

NHW#6 LEARN TO BE A RELIABLE FAMILY MANAGER

Bismillah, setelah mencerna materi minggu keenam ini mengenai belajar menjadi manajer keluarga handal. Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.   Menurut tim matrikulasi IIP, Apapun ranah bekerja yang ibu pilih, memerlukan satu syarat yang sama, yaitu kita harus “SELESAI” dengan management rumah tangga kita, kita harus merasakan rumah kita itu lebih nyaman dibandingkan aktivitas dimanapun. Sehingga anda yang memilih sebagai ibu yang bekerja di ranah domestik, akan lebih professional mengerjakan pekerjaan di rumah bersama anak-anak. Anda yang Ibu Bekerja di ranah publik, tidak akan menjadikan bekerja di publik itu sebagai pelarian ketidakmampuan kita di ranah domestik. Mari kita tanyakan pada diri sendiri, apakah motivasi kita bekerja di rumah? a. Apakah masih “ASAL KERJA”, menggugurkan kewajiban saja? b. Apakah didasari sebuah “KOMPETISI ”, sehingga selalu...

Komunikasi Produktif Day 1

Tantangan Level 1 BunSay Komunikasi Produktif Day 1 Alhamdulillah, akhirnya tantangan pertama kelas bunda sayang (bunsay) dimulai. Setelah materi mengenai komunikasi produktif kepada pasangan dan anak diberikan, kami pun diberikan tantangan untuk berkomunikasi secara produktif kepada suami atau anak selama 10 hari kedepan. Berikut merupakan poin komunikasi produktif kepada pasangan dan ke anak-anak:   Tantangan kali ini saya memilih untuk komunikasi produktif ke pasangan/suami, karena saya merasakan komunikasi yang kami lakukan selama ini belum produktif meskipun pernikahan kami sudah berusia 10 tahun. Saya dan suami jarang berkomunikasi secara langsung meskipun setiap hari bertemu, hal ini disebabkan oleh kesibukan suami di ranah publik dan juga kesibukan saya di ranah publik serta domestik. Komunikasi produktif dengan suami saya anggap penting karena saya percaya dibalik kebahagiaan dan hubungan yang...