Langsung ke konten utama

NHW #2 Indikator Ibu Profesional

Bismillah...

Seperti minggu pertama, maka setelah pembelajaran akan diberikan tugas yang menarik (Nice Home Work). NHW #2 ini mengenai membuat indikator profesionalisme baik sebagai individu, istri dan juga ibu dengan kriteria SMART (Specific,Measurable, Achieveable, Realistic and Time Bound). NHW #2 ini benar-benar menantang saya karena saya perlu menguras energi dalam berkomunikasi dengan suami dan anak sulung saya yang berumur 7 tahun, saya perlu menanyakan kepada mereka mengenai indikator apa saja yang mereka inginkan dari saya sebagai seorang istri dan ibu.

 Berikut merupakan indikator-indikator yang saya buat sebagai profesionalisme perempuan:
Sebagai Individu

  1.      Sholat Wajib tepat waktu
  1.       Sholat sunah dhuha 4 rakaat setiap hari
  1.           Makan buah setiap hari dan olahraga jalan kaki seminggu 2 kali
  1.           Promosi produk yang dijual melalui online 3kali sehari
  1.            Membaca buku minimal 1 buku tiap bulan 
  1.           Mengikuti training, seminar atau workshop yang berkaitan dengan ilmu manajemen
  1.            Mengembangkan metode pembelajaran bagi mahasiswa.
  1.            Meningkatkan jenjang karir dosen
  1.       Menjalin silaturahim dengan bertemu langsung orang tua, kakak, adik serta keluarga besar minimal 1 bulan sekali
  1.          Mempelajari dan mempraktekan manajemen emosi setiap minggu
  1.        Menyusun arus kas bulanan
  1.          Menyediakan kebutuhan lahir dan bathin bagi suami
  1.          Melaksanakan investasi keuangan setiap bulan
  1.          Menerapkan komunikasi efektif setiap hari
  1.           Merawat penampilan diri, meliputi tubuh dan wajah.
  1.       Mempelajari ilmu parenting dan manajemen emosi setiap minggu
  1.          Mendampingi anak ketika belajar
  1.         Mendampingi anak ketika ada kegiatan di sekolah.
  1.          Membuat rencana mingguan bersama anak.


Sebagai Istri
 Sebagai Ibu

Sekian NHW saya mengenai Indikator Ibu Profesional. Semoga saya dapat mengaplikasikannya dengan baik.

Ria Estiana
Karawang, 05 Februari 2018

Ibu Profesional
Matrikulasi Batch #5
NHW #2 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

NHW #4 MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FITRAH

Bismillah,, setelah minggu lalu mencoba mencerna materi keempat mengenai “mendidik dengan kekuatan fitrah”, maka sekarang saatnya untuk mengerjakan tugas yang benar-benar nice banget. Saking nice- nya hingga membuat pikiran ini benar-benar terkuras idenya.   Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai? Merajuk pada NHW #1 bahwasanya saya memilih jurusan manajemen emosi di Universitas Kehidupan, dan setelah saya telaah lebih jauh ternyata manajemen emosi itu terlalu spesifik. Maka dari itu saya mengubah jurusan menjadi “Ilmu Parenting”, dimana manajemen emosi menjadi salah satu mata kuliah dari Jurusan tersebut. Selain itu, bidang lain yang saya ingin kuasai adalah “literasi” atau kemampuan membaca dan menulis, karena saya ingin meninggalkan jejak karya dengan sebagai maksud berbagi ilmu k...

NHW#6 LEARN TO BE A RELIABLE FAMILY MANAGER

Bismillah, setelah mencerna materi minggu keenam ini mengenai belajar menjadi manajer keluarga handal. Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.   Menurut tim matrikulasi IIP, Apapun ranah bekerja yang ibu pilih, memerlukan satu syarat yang sama, yaitu kita harus “SELESAI” dengan management rumah tangga kita, kita harus merasakan rumah kita itu lebih nyaman dibandingkan aktivitas dimanapun. Sehingga anda yang memilih sebagai ibu yang bekerja di ranah domestik, akan lebih professional mengerjakan pekerjaan di rumah bersama anak-anak. Anda yang Ibu Bekerja di ranah publik, tidak akan menjadikan bekerja di publik itu sebagai pelarian ketidakmampuan kita di ranah domestik. Mari kita tanyakan pada diri sendiri, apakah motivasi kita bekerja di rumah? a. Apakah masih “ASAL KERJA”, menggugurkan kewajiban saja? b. Apakah didasari sebuah “KOMPETISI ”, sehingga selalu...

Komunikasi Produktif Day 1

Tantangan Level 1 BunSay Komunikasi Produktif Day 1 Alhamdulillah, akhirnya tantangan pertama kelas bunda sayang (bunsay) dimulai. Setelah materi mengenai komunikasi produktif kepada pasangan dan anak diberikan, kami pun diberikan tantangan untuk berkomunikasi secara produktif kepada suami atau anak selama 10 hari kedepan. Berikut merupakan poin komunikasi produktif kepada pasangan dan ke anak-anak:   Tantangan kali ini saya memilih untuk komunikasi produktif ke pasangan/suami, karena saya merasakan komunikasi yang kami lakukan selama ini belum produktif meskipun pernikahan kami sudah berusia 10 tahun. Saya dan suami jarang berkomunikasi secara langsung meskipun setiap hari bertemu, hal ini disebabkan oleh kesibukan suami di ranah publik dan juga kesibukan saya di ranah publik serta domestik. Komunikasi produktif dengan suami saya anggap penting karena saya percaya dibalik kebahagiaan dan hubungan yang...